SERIKATNEWS.COM – Belasan pegiat antikorupsi di Kabupaten Probolinggo datang ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Selasa (31/1/2023) sore. Kedatangan mereka untuk audiensi terkait peristiwa teror pembakaran mobil.
Dari belasan pegiat antikorupsi tersebut, beberapa di antaranya merupakan korban teror pembakaran mobil di tahun 2022 lalu yang hingga saat ini tak satu pun pelaku tertangkap, meskipun sebelumnya sudah ditangani pihak kepolisian.
Audiensi yang digelar di ruang Banggar Banmus DPRD Kabupaten Probolinggo itu juga dihadiri oleh Kasatreskrim Polres Probolinggo, Kasat Intelkam Polres Probolinggo, dan jajaran penyidik tindak pidana umum (Pidum).
Saiful Bahri, salah satu korban teror pembakaran mobil asal Kecamatan Kotaanyar mengatakan, kedatangannya ke kantor dewan untuk memastikan penanganan terhadap teror itu. Mengingat, sejauh ini tak satu pun pelaku diamankan.
“Alhamdulillah respons dari kepolisian sangat memuaskan. Jujur saja, kenapa sampai harus audiensi seperti ini, karena dampak kepada keluarga kami sangat dalam, sampai sekarang ibu saya masih trauma kalau mau istirahat,” kata Ketua LSM Siliwangi ini.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Probolinggo IPTU Achmad Doni Meidianto mengatakan, kasus teror pembakaran mobil ini sudah menjadi atensinya. Hanya saja, kata dia, butuh waktu tambahan yang diperlukan mengingat dirinya masih baru.
“Selanjutnya kami akan arahkan anggota kami untuk berkoordinasi lebih dalam dengan para rekan yang menjadi korban teror. Adanya kasus ini juga menjadi tantangan bagi saya yang memang sudah lama bergelut di bidang reserse,” tutur Doni.
Wartawan Serikat News Probolinggo
Menyukai ini:
Suka Memuat...