Connect with us

Literasi

Tenggelamnya Metafisika dalam Nalar Filsafat

Published

on

Ilustrasi nalar © Net

Tertarik untuk memprovokasi nalar orang bahwa ada kajian filsafat yang luput dari amatan atau kajian yaitu cabang filsafat, metafisika. Untuk meluas hingga detail-detailnya kajian metafisis, perangkat filsafatnya perlu ditinjau juga seperti logika, tentang teori fisika, bahkan kabar dari pandangan agama (teologia). Sekedar meninggalkan apriori hingga sedikit mengarah pada hipotesa.

Apa itu Metafisika?

Metafisika berasal dari bahasa Yunani, yang terdiri atas dua kata yaitu meta dan pysika. Meta artinya sesudah atau dibalik sesuatu dan fisika artinya nyata, kongkret yang dapat diukur oleh jangkauan pancaindra. Metafisika secara tradisional didefinisikan sebagai pengetahuan tentang pengada (being).

Eksistensinya di balik sesudah fisik (meta fisik) perlu dikaji. Istilah metafisika diketemukan Andronicus pada tahun 70 SM ketika menghimpun karya-karya Aristoteles, dan menemukan suatu bidang di luar bidang fisika atau disiplin ilmu lainya.

Nicolai Hartman mengartikan bahwa metafisika adalah tempat khusus yang diperuntukkan bagi objek-objek transenden, daerah spekulatif bagi tanggapan-tanggapan tentang Tuhan, kebebasan dan jiwa, juga sebagai pangkalan bagi sistem-sistem spekulatif, teori-teori dan tanggapan dunia terhadap sesuatu yang eksistensinya di luar dimensi yang fisik-empirik.

Jangkauan Metafisika

Metafisika, salah satu cabang filsafat yang rumit, meskipun hampir sebanding dengan kajian logika yang cenderung spekulatif bukan lagi obyektif murni. Biar begitu pintu masuk memahami metafisika tentunya lewat fisika. Fisika baru muncul saat Aristoteles menyampaikan falsafahnya tentang eksistensi alam, yang kemudian fisika juga menjadi cabang filsafat. Bicara di luar yang ada (metafisika) maka perlu memahami yang ada (ontologi).

Manusia mempunyai beberapa pendapat mengenai tafsiran metafisika. Tafsiran yang pertama yang dikemukakan oleh manusia terhadap alam ini adalah bahwa terdapat hal-hal gaib (supranatural) dan hal-hal tersebut bersifat lebih tinggi atau lebih kuasa dibandingkan dengan alam yang nyata. Pemikiran seperti ini disebut pemikiran supernaturalisme. Dari sini lahir tafsiran-tafsiran cabang misalnya animisme. Selain paham di atas, ada juga paham yang disebut paham naturalisme. Paham ini amat bertentangan dengan paham supernaturalisme.

Baca Juga:  Bibit-bibit Keretakan Mulai Terbuka

Paham naturalisme menganggap bahwa gejala-gejala alam tidak disebabkan oleh hal-hal yang bersifat gaib, melainkan karena kekuatan yang terdapat dalam itu sendiri, yang dapat dipelajari dan diketahui. Orang-orang yang menganut paham naturalisme ini beranggapan seperti itu karena standar kebenaran yang mereka gunakan hanyalah logika akal semata, sehingga mereka menolak keberadaan hal-hal yang bersifat gaib itu.

Dari paham naturalisme ini juga muncul paham materialisme yang menganggap bahwa alam semesta dan manusia berasal dari materi. Salah satu yang menggap bahwa alam semesta dan manusia berasal dari materi. Salah satu pencetusnya ialah Democritus (460 – 370 SM).

Mengambil Metafisika

Jika bisa kita buat perbandingan (qiyas) di mana masuk wilayahnya metafisika tentu juga perlu meninjau dengan nalar ontologis. Alfred, J. Ayer menyatakan bahwa sebagian besar perbincangan yang dilakukan oleh para filosof sejak dahulu sesungguhnya tidak dapat dipertanggungjawabkan dan juga tidak ada gunanya, problem yang diajukan dalam bidang metafisika adalah problem semu, artinya permasalahan yang tidak memungkinkan untuk dijawab, berkaitan dengan pendapat Ayer tersebut.

Louise Katsoff menyatakan bahwa sepertinya Ayer berupaya untuk menunjukkan naturalisme, materialisme, dan lainnya merupakan pandangan yang sesat. Adapun Penentang lain adalah Luwig Winttgenstien yang menyatakan bahwa metafisika bersifat the mystically, hal-hal yang tak dapat diungkapkan ke dalam bahasa yang bersifat logis. Wittgenstien menyatakan terdapat tiga persoalan dalam metafisika, yaitu; 1) Subjek bukan merupakan dunia atau bagian dari dunia, melainkan lebih dapat dikatakan sebagai batas dari dunia; 2) Kematian, kematian bukanlah sebuah peristiwa dalam kehidupan, manusia tidak hidup untuk mengalami pengalaman kematian; 3) Tuhan, tidak menampakkan diri-Nya di dunia.

Dengan demikian Wittgenstein menyimpulkan bahwa sesuatu yang tidak dapat diungkapkan secara logis sebaiknya didiamkan saja. Namun, pada kenyataannya banyak ilmuan besar, terutama Albert Einstein yang merasakan perlunya membuat formula konsepsi metafisika sebagai konsekuensi dari penemuan ilmiahnya.

Baca Juga:  Menyambut HUT RI Ke-73, dengan Berbagai Perlombaan di Desa Jatiurip

Sementara Van Peursen mengatakan bahwa metafisika menuntut orisinalitas berpikir, karena setiap metafisikus menyodorkan cara berpikir yang cenderung subjektif dan menciptakan terminologi filsafat yang khas. Situasi semacam ini diperlukan untuk pengembangan ilmu dalam rangka menerapkan heuristika.

Metafisika mengajarkan pada peminat filsafat untuk mencari prinsip pertama (First Principle) sebagai kebenaran yang paling akhir. Serta hal yang paling booming dalam dunia filsafat adalah bagaimana Descartes mengungkapkan bahwa kepastian ilmiah dalam metode skeptic-nya hanya dapat diperoleh jika kita menggunakan metode deduksi yang bertitik tolak dari premis yang paling kuat (cogito ergo sum) skeptis-metodis Rene Descartes.

Advertisement
Advertisement

Terkini

Pendidikan5 menit ago

TPQLB Susun Modul Pembelajaran untuk Difabel

SERIKATNEWS.COM – Taman Pendidikan Quran Luar Biasa (TPQLB) Yayasan Spirit Dakwah Indonesia cabang Yogyakarta gelar rapat penyusunan modul pembelajaran, Minggu...

Sosial3 jam ago

Sempat Diguyur Hujan, NUsantara Bersholawat Tetap Berlangsung Ramai

SERIKATNEWS.COM – Setelah berhasil mengadakan seminar nasional, Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) selanjutnya mengadakan NUsantara Bersholawat. Kedua acara ini merupakan...

Ekonomi4 jam ago

Meski Angka Penjualan Turun Selama Covid-19, Bisnis Properti Tetap Menarik untuk Investasi

SERIKATNEWS.COM – Selama Pandemi Covid-19, bidang property terpukul sangat dalam dan diperkirakan masih akan berlanjut hingga tahun depan. Meski begitu,...

Budaya18 jam ago

PKN 2020: Perhelatan Kebudayaan Ramah Semesta Kebanggaan Indonesia

SERIKATNEWS.COM – Setelah dibuka pada 31 Oktober 2020 lalu oleh Presiden Joko Widodo secara daring, Pekan Kebudayaan Nasional 2020 yang...

Hukum19 jam ago

Wali Kota Cimahi dan Komisaris RSU Kasih Bunda Diduga Terlibat Kasus Suap

SERIKATNEWS.COM – Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna (AJM) beserta Komisaris RSU Kasih Bunda Hutama Yonathan (HY) diduga terlibat dalam...

Pariwisata2 hari ago

Jadi Tuan Rumah Global Tourism Forum 2021, Peluang Indonesia Bangkitkan Pariwisata dan Investasi

SERIKATNEWS.COM – Indonesia telah dipilih sebagai tuan rumah untuk Annual Meeting Indonesia Global Tourism Forum 2021. Dipilihnya Indonesia karena merupakan...

Hukum2 hari ago

Edhy Prabowo Kirim Surat Pengunduran Diri kepada Presiden

SERIKATNEWS.COM – Presiden Joko Widodo telah menerima surat pengunduran diri dari jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia Edhy...

Populer

%d blogger menyukai ini: