SERIKATNEWS.COM – Perubahan zaman tak membuat makanan tradisional terlupakan. Di beberapa wilayah Jawa Tengah seperti Wonogiri, Wonosobo, dan wilayah DIY khususnya Gunungkidul, tiwul merupakan makanan tradisional yang tetap diproduksi dan mudah ditemukan di pasar.
Tak ada catatan sejarah sejak kapan tiwul dikonsumsi oleh masyarakat Jawa. Namun menurut beberapa sumber yang dikutip pada Selasa (01/08/2023), tiwul menjadi pengganti nasi ketika harga beras mahal pada masa penjajahan Jepang.
Di beberapa daerah yang kering, tiwul menjadi makanan utama karena terbuat dari singkong yang penanamannya mudah, tak seperti padi. Singkong juga merupakan bahan yang murah dan tahan lama.
Singkong dan nasi punya kandungan yang berbeda. Singkong berkalori rendah dan punya banyak serat. Hal itu membuat makanan yang terbuat dari singkong mengenyangkan lebih lama daripada nasi.
Sebelum diolah menjadi tiwul, singkong terlebih dahulu dikeringkan menjadi gaplek, kemudian diolah menjadi tepung. Bahan-bahan lain yang diperlukan untuk membuat tiwul, yaitu kelapa parut, gula merah, santan, dan garam.
Kontributor Serikat News Daerah Istimewa Yogyakarta
Menyukai ini:
Suka Memuat...