SERIKATNEWS.COM – Apabila berkunjung ke Jogja, sayang sekali jika tidak mencicipi makanan khas daerah. Gunungkidul merupakan salah satu kabupaten di DIY yang tak hanya menyimpan pemandangan indah pantai, melainkan juga kuliner khas.
Namanya gatot, berbahan dasar singkong. Makanan ini sering disebut sebagai saudara thiwul. Melansir Mojok, Senin (03/04/2023), gatot merupakan singkatan dari gagal total lantaran gagal panen. Penamaannya juga berkaitan dengan bahan yang digunakan untuk membuatnya, yaitu sisa bahan untuk membuat thiwul.
Konon makanan ini sudah dikonsumsi oleh masyarakat sejak masa kemerdekaan. Tepatnya pada tahun 1945-1949, ketika rakyat sedang berjuang dengan harta dan nyawa untuk kemerdekaan Indonesia. Terjadilah krisis pangan. Masyarakat kemudian mengolah singkong menjadi gatot untuk makanan pokok.
Gatot disajikan menggunakan daun pisang, dengan taburan gula pasir dan kelapa parut. Proses mengolahnya cukup panjang. Melansir Tuguwisata, sisa bahan thiwul yang sudah disisihkan, direndam dalam kapur sirih. Setelah itu, dijemur sampai kering, lalu dikukus sampai matanng selama kurang lebih dua jam.
Makanan sederhana ini punya khasiat bagus bagi tubuh, terutama jantung dan pencernaan. Tak hanya itu, gatot juga baik untuk dikonsumsi ketika diet.
Tak hanya bisa dinikmati langsung, saat ini sudah ada gatot instan yang dapat dibeli untuk oleh-oleh pulang dari Jogja. Harganya mulai dari Rp20.000 ribu. Gatot juga tersedia di e-commerce atau situs belanja online.
Kontributor Serikat News Daerah Istimewa Yogyakarta
Menyukai ini:
Suka Memuat...