Eplus Coffee and Coworking gelar kegiatan Experience Bar untuk memberikan pengalaman baru bagi para pelanggan. (Foto: Serikat News)
SERIKATNEWS.COM – Minuman kopi di sebuah kafe biasanya disajikan oleh para barista yang sudah berpengalaman dalam mengolah biji kopi. Saat mengolah biji kopi, barista menggunakan berbagai jenis mesin yang dapat menghasilkan beberapa jenis minuman kopi untuk dinikmati.
Namun, penggunaan mesin dalam mengolah minuman kopi ini mungkin saja asing bagi orang awam yang tidak menjalani profesi sebagai barista. Melihat hal ini, Ahmad Guntur selaku Store Manager Eplus.co Coffee and Coworking menjelaskan bagaimana kegiatan Experience Bar dilaksanakan dan dimaksudkan untuk memberikan pengalaman baru bagi para pelanggan.
“Tujuannya agar orang yang tidak tahu bagaimana proses pembuatan kopi dan ia penasaran akan hal tersebut, dia dapat mengetahui bagaiamana proses pembuatan kopi secara langsung,” jelas Guntur. Kegiatan ini ditujukan agar para pelanggan dapat mengetahui bagaimana cara pembuatan minuman kopi yang biasanya ia pesan.
Kegiatan Experience Bar yang bertepatan di Eplus.co Coffee and Coworking dilaksanakan dengan memberikan kesempatan kepada para pelanggan untuk mengolah minuman kopinya secara mandiri. Para pelanggan diberikan kesempatan untuk membuat kopi menggunakan mesin dengan dampingan langsung dari para barista.
Pada kegiatan Experience Bar tersebut ada dua jenis minuman utama yang dapat dibuat yakni kopi filter dan espresso base. Untuk pembuatan espresso base, pelanggan akan diajarkan bagaimana cara mengolah kopi menggunakan mesin Iberital tipe IB7. Salah satu pelanggan yang mencoba pengalaman kegiatan Experience Bar adalah Hanan. Ia merupakan salah satu pelanggan wanita yang penasaran akan proses pembuatan minuman kopinya ketika mengunjungi kafe tersebut.
Pelanggan mengolah minuman kopi secara mandiri. (Foto: Serikat News)
Hanan mencoba mengolah kopi sendiri didampingi oleh salah satu barista bernama Umam Ahmad. Umam kemudian mengarahkannya untuk mengukur berat bubuk kopi, mendistribusikan bubuk kopi, dan mengesktraksi kopi tersebut. Setelah proses ekstrasi selesai, kopi ditambahkan susu yang sudah didihkan dan membentuk busa.
“Senang bisa mencoba pengalaman ini, soalnya memang belum pernah membuat kopi seperti ini. Karena kalau di rumah biasanya paling maksimal hanya bisa membuat kopi dengan Vietnam drip,” tutur Hanan.
Experince Bar ini menghadirkan pengalaman baru yang belum pernah dirasakan para pelanggan sebelumnya. (Foto: Serikat News)
Kegiatan Experince Bar ini juga mendapatkan antusias dari beberapa pelanggan lainnya. Dari saat kafe dibuka, Umam menjelaskan bahwa terdapat beberapa pelanggan yang sudah mencoba membuat kopinya sendiri sebelum Hanan. Ia juga menjelaskan bahwa sebelumnya, biasanya pelanggan datang hanya sebatas memesan dan meminum kopi yang dibuatkan barista tanpa tahu bagaimana proses pengolahannya. Sehingga ia berharap kegiatan ini mampu menghadirkan pengalaman baru yang belum pernah dirasakan oleh para pelanggannya.
“Semoga kegiatan ini dapat mendekatkan konsumen dengan apa yang dia konsumsi sehari-hari di kafe ini,” harap Umam.
Kegiatan Experinece Bar ini dilaksanakan pada momentum perayaan ulang tahun Eplus.co yang ke-5 dan berlangsung selama dua hari berturut-turut pada tanggal 29 dan 30 Oktober 2023. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan dapat mulai dilakukan dari saat kafe buka hingga kafe tutup.
JAKARTA – Perkembangan teknologi digital menuntut dunia jurnalistik beradaptasi lebih cepat. Jurnalis tidak lagi cukup hanya menguasai satu keterampilan, tetapi
SAMPANG – Pimpinan Pondok Pesantren Karang Durin, Kiai Fauzan, menggelar pertemuan dengan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sampang, Ustaz Mughni
JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah
PALEMBANG – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan anak dan meningkatkan pemahaman orang tua terhadap pentingnya pemantauan tumbuh kembang terus dilakukan
JAKARTA – Penanganan sistem kelistrikan di wilayah terpencil, dan terisolasi menjadi prioritas penanggulangan dampak gempa bumi setelah sistem pembangkit listrik