Connect with us

Politik

GLF Sebagai Upaya Kolaborasi Perlindungan Lingkungan di Indonesia

Published

on

Alam Surya Putra dari TAF dalam Green Leadership Forum (GLF) pada Rabu (27/10). (Foto: Ist/Serikat News)

SERIKATNEWS.COM – The Asia Foundation (TAF) bersama FITRA, Pattiro, dan segenap institusi lainnya menggelar Green Leadership Forum (GLF) pada Rabu (27/10). Tema yang diusung adalah “Kebangkitan Nasional dalam Mendorong Transfer Fiskal Berbasis Ekologi di Indonesia”.

Forum yang merupakan rangkaian dari Festival Inovasi Ecological Fiscal Transfer (EFT) ini menghadirkan sejumlah Kepala Daerah dan perangkat pemerintahan lainnya.

Melalui sambutannya, Alam Surya Putra mewakili TAF menyatakan bahwa forum ini digagas oleh sejumlah koalisi masyarakat sipil di Indonesia untuk mempromosikan pendanaan atau insentif fiskal untuk penanganan lingkungan hidup di Indonesia.

Alam menyampaikan latar belakang dari upaya tersebut. “Gagasan ini dimulai di tahun 2018 ketika beberapa masyarakat sipil mencoba menggagas instrumen baru yang mungkin bisa dilakukan di beberapa kabupaten atau tingkat provinsi,” terangnya.

Instrumen tersebut terbagi menjadi dua, yakni di tingkat kabupaten dikenal dengan istilah Transfer Anggaran Kabupaten berbasis Ekologi (TAKE), sementara di tingkat provinsi dikenal dengan Transfer Anggaran Provinsi Berbasis Ekologi (TAPE).

Saat itu, terdapat dua wilayah yang tertarik untuk mencoba menerapkan instrumen TAKE, di antaranya Kabupaten Jayapura.  Adapun wilayah lainnya yakni Provinsi Kalimantan Utara, yang terus mendorong terwujudnya sistem TAPE.

Kedua upaya ini telah menginspirasi dan memperluas pengembangan transfer anggaran berbasis ekologi di Indonesia.

Alam menginfokan, sudah ada sejumlah wilayah yang telah mengadopsi penerapan TAKE. “Saat ini sudah ada sekitar 43 kabupaten, kota dan provinsi yang sudah didampingi teman-teman masyarakat sipil, dan sudah ada 6 atau 7 daerah baru tingkat kabupaten yang mengadopsi penerapan TAKE di Indonesia,” katanya.

Ia menyebutkan, terdapat beberapa kabupaten yang sedang menyusun kebijakan penerapan TAKE, di antaranya Kabupaten Maros (Sulawesi Selatan), Kabupaten Tolitoli (Sulawesi Tengah), Sabang, Sanggau, dan kabupaten lain di Papua Barat. Segenap masyarakat sipil dan pemerintah daerah bekerja sama untuk mempersiapkan diri dan mengadaptasi skema tersebut.

Baca Juga:  Samijo Gelar Dzikir-Doa Bersama untuk Jokowi dan Indonesia

Sedangkan untuk TAPE masih dalam pengembangan. “Dalam proses ke depan sudah ada 3 provinsi yang mendiskusikan instrumennya, termasuk Provinsi Aceh, Provinsi Nusa Tenggara Barat, dan Provinsi Nusa Tenggara Timur yang sedang mencoba mengadopsi skema TAPE ini sebagai bagian dari kebijakan mereka,” tutur Alam.

Ia menegaskan, acara ini menjadi momen kolaborasi yang maksimal. Pasalnya, tidak hanya melibatkan Pemda dan warga sipil, perguruan tinggi pun turut serta dalam penyusunan indikator atau kebijakan tersebut.

“Kolaborasi ini tentunya dalam upaya menjaga lingkungan hidup yang menjadi tantangan besar pemerintah Indonesia saat ini. Dan ini merupakan agenda penting bagi pemerintahan Indonesia khususnya menghadapi perubahan iklim yang terjadi di Indonesia,” tandas Alam.

Acara ini diharapkan menjadi momentum untuk menyuarakan agenda perlindungan lingkungan sekaligus upaya memperkuat kembali reformasi pendanaan lingkungan hidup yang lebih baik. (*)

Advertisement

Terkini

News2 jam ago

Edy Mulyadi Dilaporkan Aliansi Pemuda Kalimantan ke Bareskrim Polri

  SERIKATNEWS.COM – Aliansi Pemuda Kalimantan melaporkan Edy Mulyadi terkait pernyataan Edy yang dilontarkannya melalui video yang menyinggung Kalimantan ke...

News9 jam ago

55 Tahun Hubungan Diplomatik, Indonesia-Singapura Perkuat Kerja Sama Bilateral

SERIKATNEWS.COM- Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri (PM) Singapura, Lee Hsien Loong, menggelar pertemuan bilateral di Ruang Dahlia, The Sanchaya...

News10 jam ago

Dua RT di DKI Masuk Zona Merah Covid-19

SERIKATNEWS.COM – Sebanyak dua Rukun Tetangga (RT) di Jakarta masuk zona merah Covid-19 karena ada lebih dari 10 kasus aktif....

News11 jam ago

Antisipasi Omicron Masuk Desa, Gus Halim: Jangan Kendor Terapkan Protokol Kesehatan

SERIKATNEWS.COM- Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengajak seluruh elemen desa untuk intensifkan Pemberlakuan...

News11 jam ago

Penyusunan UU Cipta Kerja Libatkan Partisipasi Publik

SERIKATNEWS.COM – Penyusunan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja secara khusus klaster ketenagakerjaan dilakukan secara terbuka. Bahkan, telah...

News1 hari ago

Sekolah Polisi Negara Berperan Besar dalam Penanaman Nilai-nilai Pancasila

SERIKATNEWS.COM – Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Prof. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D mengapresiasi Kapolda Papua Barat dan Kepala SPN serta...

News1 hari ago

Munas KMNU Ke-8: Revitalisasi Peran Mahasantri untuk Bersinergi Menuju Era Society 5.0

SERIKATNEWS.COM – Keluarga Mahasiswa Nahdhatul Ulama (KMNU) telah menyelesaikan Musyawarah Nasional ke-8 di pondok pesantren Diponegoro, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta....

Populer

%d blogger menyukai ini: