SERIKATNEWS.COM – Insiden penembakan oleh petugas kepolisian Polres Sumenep terhadap (alm) Herman karena diduga begal, kini terus memancing reaksi dari berbagai kalangan. Salah satunya dari kalangan aktivis yang mengatasnamakan Pemuda Penegak Hak Asasi Manusia (PP-HAM).
Setelah menggelar aksi unjuk rasa di Polres Sumenep, Jumat (18/3) kemarin, PP-HAM akan menggelar unjuk rasa di Polda Jawa Timur, Senin (21/3) mendatang.
Aksi unjuk rasa ke Polda Jatim dimaksudkan untuk mempertanyakan perkembangan penanganan kasus penembakan, yang sedang ditangani Propam Polda Jatim sejak sepekan yang lalu.
“Iya betul. Kita akan mengggelar aksi unjuk rasa di Polda Jatim, Senin depan, mas,” ucap Rozi Fardiansyah, Korlap Aksi ketika dihubungi SerikatNews, Sabtu (19/3).
Aksi unjuk rasa ke Polda Jatim tersebut menurut Rozi Fardiansyah merupakan tindak lanjut dari aksi unjuk rasa ke Polres, jumat kemarin.
“Akan kita tindak lanjuti aksi di Polres Sumenep kemarin dengan aksi unjuk rasa ke Polda Jatim,” imbuhnya.
Rozi Fardiansyah berjanji akan terus mengawal kasus penembakan yang membuat nyawa (alm) Herman melayang sampai keluarga korban mendapatkan keadilan.
“Kita tidak akan lelah mengawal kasus ini. Kita akan terus bersuara sampai oknum polisi itu diganjar dengan hukuman setimpal, sesuai peraturan yang ada,” tutup Rozi.
Menyukai ini:
Suka Memuat...