Connect with us

Hukum

Koarmada I Gagalkan Penyelundupan Narkoba Di Perairan Merbau

Published

on

NarkobaNarkoba
Dok. Serikat News

SERIKATNEWS.COM – Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Dumai Koarmada I berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi, pada Selasa (18/2/2020) dini hari di Perairan Merbau.

Penangkapan dilakukan oleh Tim Fleet One Quick Response (F1QR) terhadap sebuah Kapal Jaring Nelayan tanpa nama, GT. 3 yang membawa muatan 11 bungkus teh kemasan merk China berisi Narkoba Jenis Sabu-sabu seberat 11.616 gram dan 7 bungkus besar berisi lebih kurang 63.000 butir pil ekstasi.

Dalam konferensi pers yang dipimpin langsung oleh Panglima Komando Armada I Laksamana Muda TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., menjelaskan bahwa berdasarkan pemeriksaan yang dilaksanakan terhadap kedua pelaku, salah satu pelaku mengaku telah 12 kali mengirimkan narkoba.

“Berdasarkan pengakuan pelaku, adapun modus operandinya pelaku membawa kapal bermuatan kayu teki yang kemudian diisi narkoba,” jelasnya di Mako Lanal, Jumat (21/2/2020).

Pelaku yang diamankan merupakan warga Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti. Mereka masing-masing berinisial AP dan ZN. Lebih lanjut, Pangkoarmada I mengatakan penangkapan berawal dari informasi yang diterima oleh tim F1QR Lanal Dumai dari agen di lapangan pada hari Senin, tanggal 17 Februari 2020 pukul 13.30 WIB bahwa akan ada kegiatan penyelundupan Narkoba melalui perairan Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dari informasi tersebut tim menindaklanjuti dan akhirnya menemukan adanya kapal nelayan jaring ikan. “Kemudian digiring ke tepi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan membawa muatan ditemukan 11 bungkus kemasan teh merk China diduga berisi narkoba jenis sabu dan 7 bungkus besar pil ekstasi,” ujar Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Muhammad Ali.

Selanjutnya pada pukul 01.15 WIB Barang Bukti dan 2 orang pelaku dikawal oleh Tim F1QR menuju Lanal Dumai untuk dilaksanakan penyidikan lebih lanjut. “Kemudian di Laboratorium Bea dan Cukai Dumai telah dilaksanakan pengujian dan identifikasi terhadap barang bukti tangkapan F1QR Lanal Dumai sebanyak 11 bungkus diduga Narkotika jenis sabu dan butiran ekstasi mengandung zat jenis Methamphetamin (sabu-sabu) berbentuk kristal bening seberat 11.616 gram dan 7 bungkus besar berisi ± 63.000 butir pil ekstasi,” sebutnya.

Baca Juga:  Sahabat KPK Melakukan Audensi Ke Lapas Cipinang Jakarta Timur

Ia mengatakan terhadap kedua tersangka dapat diancam dengan pidana karena melanggar Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Ini merupakan komitmen kami dalam menindak tegas segala bentuk pelanggaran termasuk memberantas narkoba,” tegasnya.

Advertisement

Popular