SERIKATNEWS.COM – Yogyakarta identik dengan gudeg. Makanan satu itu menjadi ciri khas utama yang selalu dicari pengunjung. Namun, tak hanya gudeg, Yogyakarta punya makanan khas lain yang patut dicicipi ketika berkunjung, satu di antaranya brongkos.
Melansir Agenda Indonesia, Jumat (19/05/2023), brongkos berasal dari bahasa Inggris, brown horst yang artinya daging cokelat. Tak diketahui pasti sejak kapan kuliner berwarna cokelat ini ada.
Konon diduga, brongkos dibawa oleh pendatang Belanda. Namun, dugaan lain menyebut bangsawan Jawa yang bersekolah di Eropa yang membawa makanan ini.
Irisan daging dari kepala sapi menjadi kekhasan brongkos. Ada juga yang memasak brongkos dengan daging sapi bagian sengkel atau daging sapi pilihan sesuai selera.
Biasanya daging sapi yang dipilih ialah daging yang mengandung banyak lemak. Beberapa warung juga menyediakan daging ayam untuk pelanggan yang ingin mencicipi brongkos tetapi tak suka daging sapi.
Selain daging, kuah brongkos merupakan unsur utama yang membuat ketagihan. Hal itu dikarenakan bahan bumbu yang terdiri dari banyak rempah.
Melansir dari Youtube Ceceromed Kitchen, berikut bahan untuk membuat bumbu kuah brongkos: ketumbar, lada, jinten, bawang merah, bawang putih, kemiri, jahe, kencur, kunyit, cabai merah, keluwek.
Dalam sajian brongkos berisi kuah santan, irisan daging, telur ayam, tahu, kacang tolo atau kacang kedelai, dan kulit melinjo, serta cabai rawit utuh. Kuah brongkos kemudian dinikmati dengan sepiring nasi. Harga satu porsi mulai Rp25.000 sampai Rp30.000.
Kontributor Serikat News Daerah Istimewa Yogyakarta
Menyukai ini:
Suka Memuat...