SERIKATNEWS.COM – Network for Indonesian Democratic Society atau Netfid Indonesia bersama beberapa kelompok NGO kepemiluan dan demokrasi menghadiri Silaturahmi Kepemiluan dengan NGO yang diselenggarakan oleh KPU RI pada Senin, 25 April 2022 di Rooftop Gedung KPU RI.
Acara tersebut dihadiri oleh semua Pimpinan KPU RI (kecuali Betty Epsilon Idrooz) dan beberapa NGO seperti Netfid Indonesia, Perludem, IPC, KIPP, Netgrit, Kode Inisiatif dan lainnya. Pertemuan tersebut merupakan inisiatif KPU untuk berdiskusi dengan para aktivis dan penggiat pemilu yang selama ini mempunyai konsen besar pada isu Pemilu di Indonesia.
Muh Afit Khomsani dari Netfid Indonesia mengapresiasi pertemuan pada sore hari tersebut. Afit menekankan bahwa sinergitas antara KPU dan banyak kelompok masyarakat harus terus ditingkatkan, termasuk dengan aktivis pegiat Pemilu baik di level nasional maupun daerah.
“Saya mendukung kegiatan seperti ini untuk terus diselenggarakan oleh KPU dan juga BAWASLU. Inisiatif ini juga harus dibangun oleh penyelenggara pemilu di tingkat daerah. Netfid Indonesia ada di 21 Provinsi dan 71 Kota/Kabupaten di seluruh Indonesia. Ini baru Netfid Indonesia, belum NGO lain yang ada di daerah. Masyarakat sipil adalah mitra strategis bagi penyelenggara pemilu. Sinergitas yang baik antara keduanya akan berdampak positif bagi penyelenggaraan Pemilu secara khususnya dan perkembangan demokrasi Indonesia pada umumnya,” tuturnya.
Hasyim Asyari dalam sambutannya menyampaikan bahwa silaturahmi semacam ini bukanlah forum pertama dan terakhir. KPU RI akan terus aktif melibatkan masyarakat untuk dapat menyampaikan kritik dan saran yang membangun bagi penyelenggaraan Pemilu di Indonesia, khususnya dalam menyambut Pemilu serentak pada tahun 2024.
“Pemilu itu sifatnya partisipatif, dan spektrum masyarakat Indonesia itu sangatlah luas dan beragam. Maka dari itu adanya keterlibatan masyarakat sipil menjadi sangat penting untuk mewujudkan Pemilu yang berkualitas. Sinergitas itu penting. Keberadaan teman-teman NGO juga sangat kami butuhkan untuk memberikan kritik dan masukan bagi kami penyelenggara”. Ucap Hasyim.
Di akhir acara, komisioner KPU RI August Mellaz menjelaskan bahwa hasil diskusi forum silaturahmi ini akan menjadi dicatat dan menjadi bahan diskusi utama bagi KPU RI. Mellaz menambahkan bahwa KPU berterima kasih atas kehadiran dari para penggiat Pemilu.
Menyukai ini:
Suka Memuat...