SERIKATNEWS.COM – Dokter spesialis anak konsultan menyusui, Citra Amelinda mengatakan orang tua perlu ‘membentengi’ anak dengan pendidikan seksual sejak dini. Wajib bagi orang tua memberi tahu anaknya untuk tidak menyentuh area intim, baik yang dimiliki diri sendiri maupun orang lain.
“Kita juga harus membentengi anak kita dengan sex education. Harus kasih tahu anak untuk tidak menyentuh private part. Yang orang lain punya ataupun yang mereka punya karena itu adalah hal yang pribadi,” ungkap Citra dalam sebuah konferensi pers virtual, belum lama ini.
Citra yang juga seorang penulis buku soal parenting mengatakan di era digital seperti sekarang, berbagai informasi dapat diakses dengan mudah oleh anak. Jadi, anak lebih mudah mengakses informasi untuk memenuhi rasa ingin tahunya soal seks.
Selain itu, agar anak tidak salah paham, maka penting bagi orang tua untuk menggunakan istilah area intim yang tepat. Disarankan bagi orang tua untuk menghindari istilah ‘burung’ yang merujuk ke penis.
“Sebutkan nama-nama organ intim yang sesuai untuk kemaluan. Karena zaman dulu ada istilah kesopanan ‘burung’. Perlu untuk mengajarkan pada anak nama sesungguhnya private parts,” imbuh Citra.
Citra juga mengatakan bahwa orang tua perlu mengajarkan anak tentang pentingnya konsensual dalam hal sentuhan. Salah satunya contohnya, saat anak tak mau digendong orang lain. Alih-alih dimarahi atau membiarkan anak digendong orang lain, justru orang tua harus membiarkan penolakan anak.
Anak harus tahu bahwa setiap sentuhan memerlukan konsensual, termasuk juga dari anak. Biasakan mereka selalu minta consent. Orang tua pun harus izin untuk menyentuh badan anaknya.
“Ketika anak tidak mau digendong keluarga dekat, beri tahu bahwa hal itu tidak apa-apa. Ajarkan juga bahwa sentuhan cinta itu ada tingkatannya,” tukas Citra. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...