Pematung Mimpi
Kelabat hikayat dalam lelap
hadirkan sesingkap denah rahasia
yang menjadi talal waktu
kesiap igau mematuk episode tanya
membilah-bilah segala asa
oleh karena terantuklah nyata
Prenduan, 2020
Sedianya Kuseduh Kenang
Di malam sunyi sepi ini
benar-benar mengantarkanku
pada dentum resonansi diri
tergebuk takjub
merasuk pikat
membentang pukau
tentang kelabat pemandangan Kota Tarim, Yaman, Hadramaut
Dalam semakin khidmat kudengarkan
lirik senandung yâ zînatid-dunyâ
melodi dan ketukan irama musiknya, pun suaranya vokal
menyatu padu.
kuaduk kenang di secangkir ingatan
tentang pupus asa yang membilang usia
Aduh, aduh, aduh…
betapa larut diri ini
asyik-masyuk mabuk kepayang
olehnya, berlantasan nuansa batin
berdenyaran panorama ilmu para terkasih-Nya
yang berkembang pesatnya
yang sarat keberkahan di dalamnya
batinku terkapar di laut asa
yang terus mendebur
tadabur zaman
Yogyakarta, 2019-2020
Sajak Mendiang Mbah Moen
~KH. Maimun Zubair
Langit tak kuasa menyembunyikan sendu
hingga derai hujan
gemuruh angin
turut bersahutan
menyenandungkan dukacita
mendiang wafat kiai bangsa
yang berpulang keharibaan-Nya
Gurat ikhlas terpancar di wajahnya
sebab pantulan mahabahnya
wujud dari kemahaan-Nya
Rasa kagum akan luhur budinya
halus tutur nasehatnya
luas ilmu agamanya
yang tak berjeda di telan zaman
duhai maha pencipta segala cinta
sejukkan tempat peristirahatan beliau
Allahumaghfirlahu
Āmîn
Yogyakarta, 2019
Sesobek Kidung Kemanusiaan
~pejuang HAM
Di benak tiap orang takkan terbiar segala tindasan
oleh karena hembusan cinta dan harap
membasahi kerontangnya perbedaan
di tengah gemuruh badai menerjang
mereka tetap tegar menantang
menjadi denyar zaman
Prenduan, 2020
Hikayat Hening
Kita lama mematung sunyi
hatamkan jati diri
menafakuri
menadaburi
kehidupan
di denyut riuh
masa kini
dan bentang tafsir
masa depan
Prenduan, 2020
Alumni Magister Studi Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Menyukai ini:
Suka Memuat...