SERIKATNEWS.COM – Anggota Komisi III DPR Arsul Sani, angkat bicara mengenai terjadinya pengeroyokan yang dilakukan oleh pengendara moge (motor gede) terhadap 2 anggota TNI di Sumatera Barat.
“Peristiwa pengeroyokan anggota TNI oleh anggota komunitas moge perlu menjadi momentum bagi Pimpinan atau Korlantas Polri untuk meninjau pengaturan konvoi maupun pengawalan komunitas moge dengan membuat pengetatan-pengetatan,” kata Arsul, Minggu (1/11/2020), dilansir dari kumparan.com.
Asrul juga mengemukakan bahwa pimpinan atau Korlantas Polri tidak usah sungkan untuk melakukan pengetatan aturan terhadap konvoi moge.
Ia juga mengatakan mereka bukan orang yang menurut UU Lalu Lintas Jalan atau UU Protokoler berhak untuk mendapatkan pengistimewaan tertentu.
Terjadinya pengeroyokan tersebut bermula saat anggota TNI menghampiri anggota moge yang menggeber motor dengan kencang. Dari situlah mereka bercekcok dan berujung pada pengeroyokan terhadap TNI tersebut.
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi lantaran miss komunikasi.
Polisi saat ini sudah menahan 4 orang dalam pengeroyokan tersebut. Saat ini mereka ditahan di Rutan Mapolres Bukit Tinggi.
Menyukai ini:
Suka Memuat...