Connect with us

Hukum

Caleg PAN Langgar Aturan Kampanye, Divonis 6 Bulan Masa Percobaan

Published

on

pan

SERIKATNEWS.COM – Nurhasanudin selaku calon anggota DPRD DKI Jakarta daerah pemilihan (Dapil)2 Jakarta Utara dari Partai Amanat Nasional (PAN) divonis tiga bulan penjara dengan masa percobaan enam bulan dan denda Rp10 juta, terkait tindak pidana pemilu dengan berkampanye di tempat ibadah.

Dalam putusan yang dibaca Ketua Majelis Hakim Chrisfajar Sosiawan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, Senin (8/4/2019), Nurhasanudin dan tim kampanyenya Syaiful Bachri, terbukti melanggar Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu Pasal 280 Ayat (1) huruf h.

“Terdakwa divonis hukuman enam bulan masa percobaan dengan denda Rp 10 juta,” kata Chrisfajar.

Chrisfajar menjelaskan, terdakwa harus tidak menjalani hukuman tiga bulan penjara karena beberapa pertimbangan. Pertama, terdakwa mengakui kesalahan. Kedua, tidak pernah terlibat kasus hukum sebelumnya. Ketiga, masih muda dan punya potensi menjadi orang yang berguna untuk bangsa dan negara.

Namun Chrisfajar melanjutkan, jika dalam masa percobaan keduanya melakukan tindak pidana dalam kasus apa pun, maka hukuman penjara tiga bulan akan berlaku.

“Tapi kalau anda baik-baik saja, tidak melakukan tindakan melanggar hukum, maka tuntutan JPU tidak diberkakukan,” imbuhnya.

Chrisfajar memberikan kesempatan tiga hari untuk tim kuasa hukum terdakwa memikirkan kembali apakah akan menerima putusan atau mengajukan banding. Kedua terdakwa divonis bersalah karena melakukan kampanye di tempat ibadah pada 9 Januari 2019 di Mushola Qurotul Ain RT 09 RW 03, Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara.

“Terbukti melakukan kampanye di tempat ibadah dengan meminta restu, serta membagikan kalender dengan gambar Caleg dan lambang partai pada jamaah yang datang di acara tersebut,” imbuh Chrisfajar.

Advertisement

Popular