SERIKATNEWS.COM – Konon, kopi Arabika ditemukan oleh bangsa Arab di Ethiopia. Kemudian bangsa Arab berdagang ke Yaman membawa biji tersebut. Para pedagang Arab lalu mempopulerkan cara menikmatinya, yaitu dengan diseduh menggunakan air panas.
Kopi arabika terus menyebar hingga sampai ke Eropa. Sebelum membudidayakannya, bangsa Eropa mulanya membeli biji kopi ini kepada pedagang Arab.
Di Indonesia, perkebunan kopi arabika terdapat di daerah pegunungan Aceh, Toraja, Sumatera Utara, dan beberapa berada di pulau Jawa. Menurut artikel di Filosofikopi.com, Jumat (30/12/2022), kopi arabika saat ini punya beberapa varietas, di antaranya abesinia, pasumah, marago, typica, dan congensis.
Untuk membuatnya tidak menghabiskan waktu dan tenaga yang banyak. Cukup siapkan 2 sendok teh biji kopi arabika yang masih utuh dan yang sudah halus menjadi bubuk. Kemudian masak air dipanci sebanyak satu gelas beserta dua sendok teh biji kopi tersebut.
Ketika sudah mendidih, masukkan 2 sendok teh bubuk kopi arabika. Masak sekitar 2 menit, lalu matikan kompor.
Siapkan gelas, isi dengan 3 sendok teh gula pasir. Kemudian tuang kopi yang telah matang. Agar ampas kopinya tidak ikut, tuang kopi ke gelas menggunakan saringan. Aduk-aduk sampai merata. Kopi arabika sudah dapat dinikmati.
Kontributor Serikat News Daerah Istimewa Yogyakarta
Menyukai ini:
Suka Memuat...