Connect with us

Ekonomi

Krisis Akibat Covid, FPM Ajak Pemuda Teladani Spirit Pertamina

Published

on

Ketua Umum Front Pemuda Madura (FPM), Asip Irama, saat menyampaikan sambutan pada kegiatan seminar online bertajuk "BUMN untuk Negeri di Masa Pandemi: Mengawal Spirit Pemuda Demi Stabilitas Indonesia" (Serikat)

SERIKATNEWS – Front Pemuda Madura (FPM) menggelar kegiatan seminar online bertajuk “BUMN untuk Negeri di Masa Pandemi: Mengawal Spirit Pemuda Demi Stabilitas Indonesia“. Diskusi yang digelar melalui platfor Zoom Meeting pada Senin (21/09) ini dihadiri 70an peserta yang notabene adalah kalangan pemuda, OKP, mahasiswa, hingga akademisi.

Hadir sebagai pembicara pada kegiatan tersebut Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) DI Yogyakarta, Fitroh Nurwijoyo L, dan Sekretaris Jenderal Himpunan Aktivis Milenial Indonesia, Muchlas J Samorano.

Dalam sambutannya, Ketua Umum FPM, Asip Irama, mengajak segenap generasi muda Indonesia untuk bangkit, dengan mengembangkan semangat dan nilai-nilai positif di tengah krisis yang diakibatkan pandemi Covid-19 dewasa ini. Di antaranya dengan meneladani spirit yang ditunjukkan Pertamina.

Menurut Asip, spirit pemuda Indonesia menjadi sangat penting untuk kembali dibangkitkan di 2020 ini. Mengingat negara dan bangsa kita saat ini sedang didera cobaan bertubi-tubi. Terutama gelombang Covid-19 yang efeknya sangat terasa di berbagai pilar kehidupan, baik kesehatan, sosial, maupun ekonomi.

Sementara di luar sana, lanjutnya, ternyata ada pahlawan-pahlawan tak kasat mata, yang rela berkorban demi hajat hidup masyarakat banyak. Di antaranya PT Pertamina (Persero), salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kebanggaan kita, yang rela ‘berdarah-darah’ demi tetap memberikan yang terbaik bagi Indonesia.

“Pertamina merugi? Iya, seperti halnya pelaku bisnis di seluruh dunia, Pertamina pun terseok-seok didera krisis akibat pandemi. Namun tidak sehari pun Pertamina menghentikan pelayanannya terhadap masyarakat Indonesia,” jelas Asip.

Akibat pandemi Covid-19, terang Asip, volume penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamina turun drastis hingga 26%. Di beberapa daerah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) penjualan produk Pertamina rata-rata turun hingga 50% selama pandemi berlangsung.

Baca Juga:  HDI Berdayakan Perempuan untuk Pegang Kendali pada Bisnis dan Kecantikan

Di saat yang sama, nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat (AS) turut melemah, menyebabkan tekanan finansial karena pembelian bahan mentah produk Pertamina menggunakan Dollar AS, sedangkan pendapatan dalam Rupiah.

Di sisi hulu, harga minyak mentah Indonesia turun ke level terendah dalam sejarah, yang mengakibatkan cash flow Pertamina terganggu. Tercatat di Semester 1 – 2020 Pertamina merugi Rp 11 triliun. “Namun, apakah kontribusi Pertamina ke masyarakat berkurang? Tidak..!,” kata Asip.

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tetap beroperasi melayani kita 24 jam. Dengan kondisi merugi, Pertamina pun tetap memastikan ketahanan energi Indonesia dimasa depan terjaga, dengan terus melanjutkan pembangunan kilang-kilang pengolahan minyak di sejumlah daerah di Indonesia.

“Dan yang membanggakan, dimasa sulit ini, Pertamina mempertahankan 1,1 juta pekerjanya tetap aman dan terjamin, tanpa PHK seorang pun. Pertamina juga mengeluarkan bantuan yang mencapai Rp 850 miliar melalui program Pertamina Peduli, untuk membantu Indonesia dalam penanganan Covid,” ujar Asip.

Di banyak tempat, ungkap Asip, aset-aset Pertamina juga disulap menjadi Rumah Sakit Siaga Penanganan Covid. Seluruh dokter, perawat dan tim medis dilingkungan Pertamina diserahkan untuk mendukung program pemerintah demi penanganan Covid-19.

“Ini semua karena apa? Karena Pertamina cinta Indonesia. Spirit inilah yang harus kita teladani sebagai generasi muda. Bagaimana ditengah krisis ini, kita tetap bangkit berbuat yang terbaik bagi Indonesia, dengan segala kemampuan yang kita punya,” seru pemuda asal Sumenep – Madura, Jawa Timur ini.

Dalam kesempatan itu, Asip pun mengajak segenap pemuda dan pemudi Indonesia untuk mendukung langkah-langkah terbaik yang dilakukan BUMN-BUMN di Indonesia, untuk bangkit dari kriris. Yakinilah bahwa setiap keputusan yang diambil pemerintah, wakil rakyat, badan usaha milik negara, dan seluruh pemangku kebijakan di negeri ini, adalah yang terbaik untuk hajat hidup orang banyak.

Baca Juga:  Lima Aspek Penting untuk Mewujudkan Digitalisasi Ekonomi Desa
Advertisement
Advertisement

Terkini

News3 jam ago

BNPB Gunung Semeru Siapkan Tempat Pengungsian Warga

SERIKATNEWS.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana menghimbau kepada warga yang pemukimannya tidak jauh dari Gunung Semeru untuk tidak melakukan aktivitas...

News3 jam ago

Deformasi Gunung Merapi Ada 6 Periode

SERIKATNEWS.COM – Sumber tekanan magma di Gunung Merapi Yogyakarta, saat ini berada pada kedalaman 1,3 kilometer di bawah puncak. Hal itu...

Pendidikan4 jam ago

Butuh Protokol Tambahan untuk Sekolah Tatap Muka

SERIKATNEWS.COM – Epidemiolog UGM Bayu Satria Wiratama mengatakan bahwa keputusan untuk memulai pembelajaran tatap muka di sekolah perlu melibatkan sejumlah...

News7 jam ago

Tak Hadir Saat Dipanggil Penyidik, HRS Muncul di Reuni 212 dan Minta Maaf

SERIKATNEWS.COM – Reuni 212 digelar secara virtual dengan dihadiri oleh puluhan tokoh, baik dari tokoh agama, nasional dan aktivis, Rabu...

Ekonomi10 jam ago

Pengrajin Batik Rahma Yeni Berbagi Ilmu dengan Kaum Perempuan

SERIKATNEWS.COM – Permintaan batik Sampan di Desa Sungai Kasai Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman yang dikembangkan Rahma Yeni semakin banyak....

Hukum12 jam ago

Salah Sasaran, Pendukung Habib Rizieq Geruduk Rumah Ibunda Mahfud

SERIKATNEWS.COM – Puluhan orang mengepung rumah ibunda Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, di Pamekasan,...

Peristiwa14 jam ago

Ratusan Rumah di Jombang Terendam Banjir

SERIKATNEWS.COM – Dua sungai meluap mengakibatkan 474 rumah penduduk Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung, Jombang terendam banjir. Sebanyak 60 warga setempat...

Populer

%d blogger menyukai ini: