SERIKATNEWS.COM – Beberapa waktu lalu, Yogyakarta menjadi wilayah pertama yang dipilih masyarakat untuk berlibur dan berwisata. Hal itu jelas menunjukkan banyaknya destinasi wisata di Yogyakarta sehingga menarik minat masyarakat. Namun tak hanya wisatanya, Yogyakarta juga punya banyak kuliner yang pantas dicoba.
Bantul merupakan salah satu kabupaten DIY yang mempunyai banyak makanan khas, di antaranya mie. Makanan satu ini hampir menempati peringkat setara dengan nasi atau sering menjadi pengganti nasi.
Dikutip dari berbagai sumber, Sabtu 4 Maret 2022, secara khusus, ada tiga mie khas Bantul, dan satu mie khas DIY:
Dalam bahasa Jawa, kata lethek bermakna jelek, kotor, dan dekil. Meskipun namanya begitu, rasanya menggoyangkan lidah. Mie satu ini terbuat dari tepung tapioka dan gaplek yang berbahan dasar singkong.
Pabrik yang terkenal berasal dari Srandakan, Bantul. Penyajiannya bisa digoreng dan direbus. Bagi yang ingin membawa pulang mie lethek, di pasar-pasar Bantul sudah tersedia mentahannnya.
Sesuai namanya yang berarti karet ban, mie ini lebih kenyal dan lentur daripada mie lainnya. Berbahan dasar tepung tepioka, penyajian biasanya digoreng dengan taburan bawang goreng, seledri, dan sambal, menggunakan alas daun pisang.
Mie satu ini bentuknya besar-besar, sehingga disebut pula Mie Bangkok. Mie Dhes berasal dari Kecamatan Pundong, terbuat dari tepung halus hasil endapan ubi-ubian yang diparut.
Rasanya pedas dan gurih, ada yang digoreng, ada pula yang direbus. Kekhasan mie ini adalah taburan ebi yang membuat cita rasanya berbeda dengan mie lain.
Mie satu ini mudah ditemukan di mana-mana, mulai dari yang berbentuk warung, sampai yang berjualan keliling. Ada dua jenis penyajiannya, goreng, godog atau rebus, dan nyemek (sedikit berkuah). Biasanya, dalam satu porsi bakmi terdapat suwiran daging ayam, telur, dan sayur.
Kontributor Serikat News Daerah Istimewa Yogyakarta
Menyukai ini:
Suka Memuat...