SERIKATNEWS.COM – Selain bakpia dan yangko, ada makanan lokal kabupaten di Yogyakarta yang bisa juga dijadikan oleh-oleh. Namanya Geblek. Makanan ini berwarna putih, bentuknya seperti angka delapan.
Dilansir dari Kemdikbud.go.id, Selasa (22/08/2023), pada tahun 2018, makanan geblek terdaftar sebagai warisan budaya takbenda. Mulanya geblek merupakan kudapan yang dikonsumsi petani. Bahan membuat geblek berupa pati singkong menjadikan geblek makanan yang mengandung kerbohidrat, sehingga bisa mengenyangkan petani dalam waktu yang lama.
Dalam proses pembuatan geblek sebelum ada mikser cukup menarik karena ada pembagian kerja antara laki-laki dan perempuan. Laki-laki mendapat bagian pekerjaan mencampur adonan pati dengan air panas, sedangkan perempuan mendapat bagian membentuk geblek. Geblek merupakan makanan yang menyimbolkan gotong-royong masyarakat.
Geblek lebih nikmat apabila dimakan saat hangat. Tekstur yang kenyal dan gurih serta campuran bumbunya menjadi satu kenikmatan di lidah. Biasanya, geblek dinikmati dengan tempe benguk yang merupakan makanan lokas khas Kulon Progo juga. Selain itu, geblek juga bisa dinikmati dengan kecap dan sambal.
Untuk dijadikan oleh-oleh, geblek dijual mentah. Geblek bisa bertahan selama empat sampai lima hari, sebelum teksturnya berubah menjadi lebih keras, dilansir dari Kulonprogokab.go.id. Ada beberapa varian rasa baru geblek yang dijual di pusat oleh-oleh, yaitu barbeque, sambal balado, sambal ijo, dan jagung bakar. Harganya sangat terjangkau, mulai Rp10.000.
Kontributor Serikat News Daerah Istimewa Yogyakarta
Menyukai ini:
Suka Memuat...