SERIKATNEWS.COM – Ketupat atau kupat terbuat dari beras yang dibungkus dengan anyaman janur atau daun kelapa muda. Ketupat menjadi hidangan khusus lebaran Idulfitri. Di beberapa daerah, tepat pada hari ketujuh setelah Idulfitri, disebut lebaran kedua yang menjadi momen masyarakat untuk menikmati ketupat.
Dimulai dari bungkus ketupat, yakni janur, merupakan akronim dari, “jatining nur”, artinya cahaya sejati. Arti tersebut menjadi simbol kesucian setelah melaksanakan puasa Ramadan. Janur kemudian dianyam juga menjadi simbol betapa sulitnya manusia untuk saling memaafkan. Tak hanya itu, anyaman janur juga bermakna anjuran untuk menjaga dan mempererat ikatan silaturahmi.
Nama kupat sendiri merupakan akronim dari kata berbahasa Jawa, “ngaku lepat” yang berarti mengakui kesalahan, dikutip dari buku Belajar dari Makanan Tradisional Jawa (Dawud Achroni, 2017), Selasa (26/09/2023). Sesuai maknanya, makanan ini dinikmati ketika orang-orang saling meminta maaf dan memaafkan di masa lebaran.
Selain itu, kupat juga merupakan akronim dari, “laku papat”, artinya empat perilaku, yaitu lebaran, luberan, leburan, dan laburan. Lebaran berasal dari kata dasar ‘lebar’ yang diibaratkan sebagai pintu maaf atau ampunan yang terbuka. Maknanya, setiap orang harus membuka pintu maaf bagi sesamanya.
Perilaku kedua ialah luberan yang artinya meluber atau melimpah. Luberan merujuk pada perilaku berbagi atau bersedekah berbagi kepada sesama, khususnya orang yang tidak mampu, salah satu caranya yakni berzakat.
Ketiga, leburan berarti luluh atau habis. Perilaku ini menjadi representasi setelah saling memaafkan, maka dosa dan kesalahan satu sama lain melebur habis. Selanjutnya, perilaku keempat yakni laburan. Berasal dari kata dasar labur yang artinya kapur putih untuk memutihkan dinding.
Di setiap daerah punya bentuk ketupat yang berbeda. Berikut dua belas bentuk ketupat:
- Ketupat tumpeng
- Ketupat bata
- Ketupat pendawa
- Ketupat jago
- Ketupat bagea
- Ketupat sidalungguh
- Ketupat sari
- Ketupat debleng (sintok)
- Ketupat geleng
- Ketupat gatep
- Ketupat sidapurna
- Ketupat bebek
Kontributor Serikat News Daerah Istimewa Yogyakarta
Menyukai ini:
Suka Memuat...