Connect with us

Puisi

Puisi-Puisi Azizatul Qoyyimah

Published

on

Ilustrasi: Pinterest

Menjamu Duka

Di bibir duka gelagat senyum merekah dusta
Sembari berucap sajak hina
Aku..
Hanya bernostalgia
Pada kalender lama tentang adegan mesra berbingkai sastra
Masih jelas terngiang di telinga
Ia bernada juga berirama
Tapi Seketika raib tanpa aba-aba, seperti rekayasa melumat masa
Haruskah hati mati tanpa paksa?
Jika terus tersiram jamu duka?

Ingin mata menatap lamat
Pada matamu yang berkhianat pekat, serta
Pada batinmu Kuluapkan hasrat
Biar jeritannya menjadi obat
Dan waktu pun segera bersahabat, membawa kita pada cerita khidmat bermartabat

Seharusnya..
Secangkir racikan puisi lama, tak perlu kau siasati dengan janji setia
Bila khayalmu hanya sementara memerdekakan cinta
Di titik akhir segalanya
Pasrah adalah cara sederhana
menghapus duka, juga derai air mata.
Semoga doaku doamu kembali mengangkasa
Menembus ruh-ruh pujangga.

Paham atau Tidak?

Awalnya aku adalah pengintai
Yang mencari titik kisah di matamu,
Serta aku yang pura-pura mabuk
demi menenggelamkan sepiku. Juga mimpiku yang buruk
Tapi senyap, pendar mataku pun lesap
Ada semburan pahit, setelah mulutku berucap…

Dalam rona yang sendu,
Juga hatimu yang kian membatu,
Aku masih sepasang mata yang mengintaimu
Paham atau tidak?
Itu adalah caraku, menemukan senyummu
Atau perlu kiranya aku menjadi tabib, mengobati ruhmu yang angkuh,
Biarkan aku menelagainya dengan ramuan jamu juga madu
Biar bahagia segera tumbuh..

Katamu aku adalah kekasih
Bagi hatimu yang sepi,
Berserulah, pahatkan kembali janji suci
Atas nama kita yang seharusnya saling mengerti.

Puisi Persembahan

Duduklah sebentar dengan khidmat, menemani tarian jari jemariku menyusun kalimat
Jika sudah tuntas, akan kusuguhkan kepadamu sebagai hidangan yang lezat
Hingga tuan melahapnya dengan nikmat…
I/T
Sore itu aku duduk termangu di pelataran rumahku tuan…
Sambil lalu menikmati suara burung yang gemar bersahutan
Aku sedikit paham, sepertinya burung-burung itu saling melempar pertanyaan juga jawaban
Perlahan, senyumku tumbuh mekar, tapi seketika tumbang
Ternyata ada ucapan sindiran yang semestinya aku pun paham…
Burung-burung itu menertawaiku, serta melempariku dengan kerikil-kerikil batu
Jika kususun tampaklah di sana lukisan tangan seorang lelaki memegang buku
Aku biasa saja tidak takut, seperti aku gadis kecil lugu yang tidak tahu-menahu
Tapi kicauan burung terus mengusik
Tidak lebih lirih dari nyanyian seekor nyamuk yang berisik
Tuan.. sebetulnya apa yang harus kuusik?
Kembali kutatap lukisan di kerikil itu, ah.. penglihatanku semakin sayu..
Tangan di lukisan itu, mirip sekali dengan tanganmu tuan..
Benarkah ?
II/U
Barangkali aku hanya butuh waktu, untuk mengutarakan maksudku padamu tuan..
Atau mungkin tuan lebih paham bunyi detak jantungku?
Hingga akhirnya lukisan tangan di kerikil itu menjadi nyata,
Benar-benar tangan tuan yang gemar mengajariku mengeja buku dalam kurun waktu
Benar, tuan adalah guru bagiku..
III/A
Tuan…
Aku benar adanya, yang tidak sedang berpura-pura
Masih aku yang menjadi koma, dan membutuhkan titik untuk nyata
Mari bersama menulis jejak di atas gumparan tanah
Mewujudkan mimpi manis sang pujangga
IV/N
Dan kelak, jika perjalananku telah usai
Tak lupa kukirimkan doa buat tuan
Semoga catatan ini selalu tuan abadikan..

Advertisement
Advertisement

Terkini

Sosial-Budaya19 menit ago

Tata Cara Menggelar Salat Idulfitri 1442 H Saat Pandemi

SERIKATNEWS.COM – Kementerian Agama (Kemenag) telah menerbitkan panduan penyelenggaraan Salat Idulfitri 1442 H/2021. Panduan salat id di saat pandemi Covid-19...

News9 jam ago

Jumlah Covid-19 Tembus 1,7 Juta, Gus AMI Minta Pemerintah Percepat Vaksinasi

SERIKATNEWS.COM – Kasus Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Berdasarkan data terbaru dari Satgas Penanganan Covid-19 Kementerian Kesehatan, hingga Jumat 07...

News10 jam ago

Untuk Perawatan, Pasar Tanah Abang Ditutup Mulai 12 Mei

SERIKATNEWS.COM – Pasar Tanah Abang akan ditutup mulai 12 Mei 2021 hingga Selasa 18 Mei 2021. Pasar tekstil terbesar di...

Opini11 jam ago

Ramadan, Maafkan Kami yang Lemah Ini

TIDAK terasa ramadan akan berakhir. Bulan yang segala lipat ganda pahala dan keberkahan serta napak tilas turunnya al-Qur’an (nuzulul qur’an)...

News12 jam ago

22 Ribu Kendaraan Diputarbalik

SERIKATNEWS.COM – Selama dua hari penyekatan, 6-17 Mei 2021, pada masa pelarangan mudik di wilayah Provinsi Jawa Barat, petugas gabungan...

Ekonomi20 jam ago

Kurangi Impor, Pemerintah Genjot Pengembangan Pabrik Garam Industri

SERIKATNEWS.COM – Pemerintah melalui Kemenko Kemaritiman dan Investasi (Marves) terus mendorong pengembangan pabrik percontohan garam industri di Gresik, Jawa Timur....

Politik1 hari ago

Selesaikan Konflik Papua Secara Holistik dan Kolaboratif

SERIKATNEWS.COM – Konflik yang terjadi di Papua harus diurai akar persoalannya. Kemudian diambil langkah-langkah penyelesaikan secara kolaboratif dan holistik. Hal...

Populer

%d blogger menyukai ini: