Connect with us

Resensi

Rasulullah, Teladan Sepanjang Masa

Published

on

teladan

Sudah tak diragukan lagi bahwa Nabi Muhammad SAW adalah sebaik-baik panutan bagi seluruh umat manusia. Dialah sosok yang berakhlak mulia. Dari luhurnya akhlak beliau, penduduk Kota Mekkah memberinya gelar al-Amien, yaitu orang yang terpercaya. Beliau bukan hanya seorang Nabi dan Rasul, melainkan juga seorang pemimpin negara, pebisnis ulung, pemimpin militer, dan pemimpin keluarga yang patut diteladani.

Buku berjudul Teladan Rasul terbitan QultumMedia mencoba merangkum semua akhlak terpuji Nabi Muhammad SAW, baik interaksinya dengan Sang Khaliq maupun dengan sesama umat manusia. Rasulullah SAW diutus oleh Allah bukan sekadar untuk memperbaiki akhlak manusia. Beliua juga diutus untuk memperbaiki kehidupan jahiliyah yang penuh kegelapan menuju cahaya Islam.

Beliau adalah titik temu berbagai akhlak terpuji. Budi bahasanya sangat tinggi, tindak-langkahnya sangat mulia, cita-citanya sangat besar. Beliau adalah teladan dalam kebaikan, keberanian, dan perjuangan menegakkan keadilan (halaman 3).

Teladan yang ada dalam diri Rasulullah shallalahu’alaihi wasallam adalah suatu gambaran kesempurnaan dari satu sosok teladan dari kalangan anak Adam. Beliau benar-benar teladan dalam segala aspek kehidupan. Bahkan dalam interaksi sosial, seperti bermedia sosial beliau telah memberikan rambu-rambu agar kita tidak mudah menebar kebencian, mencaci-maki atau menyebarkan berita bohong (hoaks). Karena semua ini akan merugikan diri kita dan akan berujung pada retaknya persatuan umat. Komentar kita di media sosial itu seperti kata-kata yang terucap dari lisan kita. Ia bisa jadi sumber kebaikan dan kebahagiaan bagi diri kita dan orang lain, atau justru sebaliknya.

Perhatikan komentar kita di medsos, upayakan untuk tidak ikut mem-bully orang lain, karena teladan kita Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah mengajarkan demikian. Diceritakan dari Anas bin Malik radhiyallahu anhu, beliau menuturkan, “Rasulullah itu tidak pernah mencaci, mengolok-olok, dan berkata kotor,” (HR. Bukhari).

Baca Juga:  Mendepankan Generasi Milenial terhadap Ketuhanan Beragama

Dalam bergaul dan berinteraksi dengan sesama manusia, baik dalam ruang lingkup keluarga, masyarakat maupun kehidupan bernegara beliau melakukan dengan akhlak yang terpuji. Dalam hal ini, terdapat banyak contoh dan keteladanan yang semuanya membuktikan besarnya perhatiannya terhadap tatanan dan persoalan sosial-kemasyarakatan. Tidak hanya menjadi seorang pemimpin dan penentu kebijakan semata, namun lebih dari itu beliau juga turut andil dengan berkontribusi secara langsung di tengah-tengah para sahabat dan masyarakat.

Keteladanan beliau patut kita tiru dan kita praktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita teladani pelan-pelan dengan penuh istiqamah. Apa pun yang kita inginkan, selama mencontoh cara-cara yang diajarkan Nabi Muhammad SAW, insya Allah semua akan terwujud. Berusaha meneladani akhlak beliau, menunjukkan bahwa kita sangat mencintai Allah dan rasul-Nya.

Imam Al-Qadhi ‘Iyadh Al-Yahshubi berkata, “ketahuilah, barang siapa yang mencintai sesuatu, dia akan mengutamakannya dan berusaha meneladaninya. Kalau tidak demikian, berarti dia tidak dianggap benar dalam kecintaannya dan hanya mengaku-ngaku (tanpa bukti nyata). Maka orang yang benar dalam (pengakuan) mencintai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah jika terlihat tanda (bukti) kecintaan tersebut pada dirinya (halaman 206).

Maka dari itu, pelajarilah sunah beliau. Pelajarilah sejarah hidup beliau. Pelajarilah kepribadian dan akhlak beliau. Pelajarilah interaksi beliau dengan Allah SWT dan interaksi beliau dengan manusia. Inilah poin penting yang disampaikan penulis dalam buku Teladan Rasul yang sangat inspiratif dan mudah dimengerti karena disajikan dengan bahasa yang sangat sederhana.

Selamat membaca!

Advertisement
Advertisement

Terkini

News2 jam ago

BNPB Gunung Semeru Siapkan Tempat Pengungsian Warga

SERIKATNEWS.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana menghimbau kepada warga yang pemukimannya tidak jauh dari Gunung Semeru untuk tidak melakukan aktivitas...

News2 jam ago

Deformasi Gunung Merapi Ada 6 Periode

SERIKATNEWS.COM – Sumber tekanan magma di Gunung Merapi Yogyakarta, saat ini berada pada kedalaman 1,3 kilometer di bawah puncak. Hal itu...

Pendidikan2 jam ago

Butuh Protokol Tambahan untuk Sekolah Tatap Muka

SERIKATNEWS.COM – Epidemiolog UGM Bayu Satria Wiratama mengatakan bahwa keputusan untuk memulai pembelajaran tatap muka di sekolah perlu melibatkan sejumlah...

News6 jam ago

Tak Hadir Saat Dipanggil Penyidik, HRS Muncul di Reuni 212 dan Minta Maaf

SERIKATNEWS.COM – Reuni 212 digelar secara virtual dengan dihadiri oleh puluhan tokoh, baik dari tokoh agama, nasional dan aktivis, Rabu...

Ekonomi9 jam ago

Pengrajin Batik Rahma Yeni Berbagi Ilmu dengan Kaum Perempuan

SERIKATNEWS.COM – Permintaan batik Sampan di Desa Sungai Kasai Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman yang dikembangkan Rahma Yeni semakin banyak....

Hukum11 jam ago

Salah Sasaran, Pendukung Habib Rizieq Geruduk Rumah Ibunda Mahfud

SERIKATNEWS.COM – Puluhan orang mengepung rumah ibunda Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, di Pamekasan,...

Peristiwa13 jam ago

Ratusan Rumah di Jombang Terendam Banjir

SERIKATNEWS.COM – Dua sungai meluap mengakibatkan 474 rumah penduduk Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung, Jombang terendam banjir. Sebanyak 60 warga setempat...

Populer

%d blogger menyukai ini: