SERIKATNEWS.COM – Sektor pertanian tumbuh positif di triwulan pertama tahun 2021. Namun, sektor pertanian masih didominasi kalangan usia 40 tahun ke atas.
Menurut Puput Annisa Mutiarani, pertanian tidak semata-mata mengurusi lahan saja, tetapi juga untuk menjaga keberlangsungan sistem ekonomi. Pertanian menjadi sebuah keberlangsungan ekonomi.
“Saya merasa beberapa keresahan, salah satunya semakin hari tanah secara kuantitas dan kualitas semakin berkurang,” kata Puput dalam Millenial Talk Seri 2: Optimalisasi Peran Petani Milenial sebagai rangkaian dari acara Festival Petani Milenial dengan tajuk “Ayo Kitorang Pulang Bangun Kampung; Jadi Petani, kembali bangun kampung. Sudah saatnya!”.
Acara itu diselenggarakan oleh The Asia Foundation (TAF) dan Perkumpulan Untuk Peningkatan Usaha Kecil (PUPUK) dan Beritabaru.co sebagai media patnernya.
Puput yang tinggal di Jogja merasa dulu banyak lahan pertanian. Sementara beberapa tahun terakhir sudah banyak yang dialihfungsikan.
“Untuk menjadi pemukiman, atau sarana lainnya yang menyebabkan peralihan fungsi, output yang awalnya sebagai lahan pertanian,” ungkap Pemenang juara 2 Tiktok Challenge Petani Milenial itu.
Lebih lanjut Puput menyampaikan, hilangnya lahan-lahan tersebut sangat berdampak terhadap keberlangsungan lahan penghasil pangan. “Perlu regenerasi petani muda untuk peduli dan menekuni dunia pertanian itu sendiri,” tuturnya.
Puput yang masih duduk sebagai pelajar SMA kelas dua itu mengungkap, dengan memanfaatkan bonus demografi dan perkembangan teknologi, anak muda sebagai petani memiliki peluang pemanfaatan yang luar biasa.
“Anak-anak muda sekarang, banyak yang angkatan kerja yang jumlahnya tidak seimbang dengan kesempatan kerja, mengapa kita tidak memanfaatkan sektor pertanian,” tegasnya. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...