Connect with us

Sosial-Budaya

Imam Besar Isitiqlal: Ramadhan Tahun Ini Tidak Ringan

Published

on

© Istimewa

SERIKATNEWS.COM – Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa umat Islam menghadapi ujian berlapis pada Ramadhan kali ini, karena bersamaan dengan pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah meskipun kita dihadapi ujian berlapis, pada bulan suci Ramadhan kali ini sangat patut kita bersyukur karena kita mampu melewatinya, Insyallah dengan baik,” kata Nasaruddin dalam acara Takbir Virtual Nasional di Masjid Istiqlal yang disiarkan Channel YouTube Kemenag, Sabtu (23/5/2020).

“Ujian tentu saja bukan menahan diri dari makan, minum dan berhubungan suami istri. Tapi Ramadhan kali ini Allah menurunkan suatu ujian tidak ringan, yaitu kita berpuasa di tengah pandemi COVID-19,” terangnya.

Dia meyakini akan ada kenaikan kelas bagi umat yang sabar menghadapi ujian tersebut. Dengan demikian, ia berdoa semoga Tuhan menaikkan derajat semua umat manusia.

“Kita sangat yakin, di mana ada ujian, di situ pasti ada kenaikan kelas. Semakin berat ujian dihadapi, maka semakin besar dan tinggi martabat. Semoga ujian berlapis yang kita jalani bulan suci yang kita jalani ini, mengangkat martabat dan spiritual kita dalam menjalani sisa hidup yang dipinjamkan Allah SWT,” ungkapnya.

Nasaruddin juga menyampaikan permintaan maaf karena selama Ramadhan, Istiqlal tidak membuka masjid untuk jemaah.

“Atas nama pengurus BPPMI memohon maaf kepada para segenap para pencinta, simpatisan, aktivis masjid Istiqlal. Kali ini, kami tidak bisa berikan pelayanan penuh,” katanya.

Menurutnya, selama tiga kali Ramadhan terakhir, masjid Istiqlal selalu dipenuhi oleh jemaah dari penjuru negeri. Akan tetapi, saat pandemi korona ini, masjid Istiqlal menutup kegiatan salat berjamaah.

“Kali ini, kami tidak bisa berikan pelayanan penuh. 3 tahun ini masjid Istiqlal mencapai rekor tidak pernah sebelumnya pada saat 10 Ramadhan itu penuh sampai lantai puncak, dari berbagai tempat datang ke Istiqlal. Tapi sebaliknya pada saat bulan suci Ramadhan ini mohon maaf sekali Kami tidak buka pintu berjamaah di Istiqlal karena dua hal,” ungkapnya.

Baca Juga:  Keluarga Santri Jawa Timur Selenggarakan Kasaji Cup di Yogyakarta

Nasaruddin juga menyampaikan dua hal yang menyebabkan Istiqlal menutup aktivitas ibadah. Di samping karena Covid-19, kini Istiqlal sedang melalui tahapan renovasi.

“Bertepatan masjid Istiqlal kita lakukan renovasi masih besar, karena itu izinkan kami ucapkan terimakasih yang sangat besar kepada presiden yang memberikan perhatian khusus pada masjid Istiqlal, sehingga nanti ketika menengok sangat berbeda dengan yang sebelumnya,” tutupnya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular