Connect with us

Hukum

MPR Madura Raya Tantang Debat Terbuka Inspektorat Sumenep

Published

on

M. Zuhir, Koordinator Debat Terbuka Saat Mengantarkan Surat ke Kantor Inspektorat Sumenep (Foto: Noval/Serikat News)

SERIKATNEWS.COM – Penanganan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan pemotongan dana kapitasi di Puskesmas Pragaan oleh Inspektorat yang merupakan limpahan dari Polres Sumenep masih menyisakan misteri bagi organisasi kepemudaan yang mengatasnamakan dirinya Majelis Pemuda Revolusi (MPR) Madura Raya.

Untuk membuka tabir misteri ini, MPR menantang Inspektur Inspektorat Kabupaten Sumenep, Titik Suryati untuk berdebat secara terbuka.

M. Zuhir, Koordinator kegiatan debat terbuka itu mengaku pihaknya sudah melayangkan surat tantangan debat terbuka secara resmi kepada pihak Inspektorat, yang diterima bagian resepsionis, Kamis (16/9/2021) siang.

“Terus terang penanganannya banyak menyimpan misteri. Maka kami tantang Inspektur Inspektorat, Titik Suryati debat secara terbuka dengan kita, biar pembahasannya menjadi konfrehensif,” tutur Zuhir.

Yang menjadi soal bagi MPR Madura Raya, menurut Zuhir adalah perihal tidak adanya unsur pidana dalam kasus tersebut, sebagaimana disampaikan oleh Titik Suryati sendiri di hadapan para demonstran MPR Madura Raya di depan gedung Inspektorat, Kamis (11/2/2021).

Padahal menurut Zuhir, kasus dugaan pemotongan dana kapitasi Puskesmas Pragaan tersebut merupakan Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh jajaran Kepolisian Polres Sumenep.

“Yang membuat penanganan kasus ini menjadi janggal bagi kita adalah soal tidak ditemukannya unsur pidana dalam kasus OTT tersebut,” lanjutnya.

Selain untuk membuka tabir-tabir misteri, kita juga ingin memberikan pendidikan hukum kepada publik. Biar masyarakat awam juga paham bagaimana proses dan penanganan sebuah perkara di Inspektorat.

MPR Madura Raya memberikan tenggat waktu tiga hari, terhitung sejak surat dilayangkan kepada Inspektorat untuk merespons tantangan debat terbuka tersebut. Menurutnya, jika dalam tiga hari tidak direspons, maka pihaknya akan melakukan gerakan-gerakan yang mungkin nanti akan merugikan pihak Inspektorat.

“Kita kasih waktu tiga hari untuk merespons surat kita. Masalah waktu dan tempat debat kita pasrahkan kepada Inspektorat. Jika tak direspons, maka jangan salahkan kita kalau nanti muncul gerakan yang mungkin akan bikin Inspektorat sendiri rugi,” tegas Zuhir.

Advertisement
Advertisement

Terkini

Internasional10 menit ago

DBS Menjadi Bank Pertama di Asia Tenggara yang Bergabung dengan Hedera Governing Council

SERIKATNEWS.COM – DBS Bank telah bergabung dengan Hedera Governing Council, sebuah kelompok yang mencakup beragam organisasi dan bertugas mengembangkan jaringan...

Lifestyle32 menit ago

Keunggulan Produk HAVAL JOLION Diakui Pengguna Global

SERIKATNEWS.COM – Penjualan HAVAL JOLION buatan GWM meningkat pesat di beragam pasar luar negeri. penjualan meningkat sejak Januari 2021. HAVAL...

Opini3 jam ago

Kebebasan Bukan untuk Penghinaan

TAK ada angin, tak ada hujan, seorang Faizal Assegaf bicara tentang NU, juga Hadlratus-Syaikh KH Hasyim Asy’ari dan KH Abdurrahman...

News4 jam ago

Fokus Kembangkan Sumber Daya, UPH Jalin Kerja Sama dengan Pemerintah Kota Bitung

SERIKATNEWS.COM – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Pelita Harapan (UPH) telah resmi bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung,...

News17 jam ago

Vaksinasi, Kiai Dalil: Vaksin Aman Dan Halal

SERIKATNEWS.COM – Pemerintah Desa (Pemdes) Pordapor terus menggalakkan vaksinasi kepada seluruh warganya. Di samping melakukan vaksinasi, juga terus melakukan sosialisasi...

Opini18 jam ago

Kader Nasdem Diminta untuk Meminta Maaf kepada Aktivis IAIN Palopo

SERIKATNEWS.COM – Kegiatan sosialisasi 4 pilar kebangsaan di IAIN Kota Palopo menjadi sorotan beberapa pihak. Pasalnya, atribut salah satu Parpol...

News18 jam ago

Dorong Efisiensi, Menteri BUMN Dukung Program Electrifying Agriculture PLN

SERIKATNEWS.COM – Kontribusi PT PLN (Persero) dalam menghadirkan Creating Shared Value atau nilai dan manfaat bersama terwujud dalam program Tanggung...

Populer

%d blogger menyukai ini: