Pegawai Tutup Gedung KPK Dengan Kain Hitam; Tolak Revisi UU KPK

11
aksi
Pegawai menutup logo KPK sebagai simbol perlawanan terhadap revisi UU KPK. (Foto: Liputan6)

SERIKATNEWS.COM – Jakarta tampak sangat indah, sebab dihiasi oleh bunga-bunga indah yang diberikan oleh sejumlah pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melakukan aksi bagi-bagi bunga di Car Free Day (CFD) Sudirman, Minggu (8/9/2019) pagi.

Aksi tersebut digelar untuk mencari dukungan masyarakat agar menolak revisi UU KPK yang dinilai bakal melemahkan pemberantasan korupsi. Harapan itu bukan hanya didengar oleh masyarakat, akan tetapi juga didengar oleh Presiden Jokowi.

“Kami seluruh pegawai KPK akan membagikan lebih dari seribu tangkai bunga kepada masyarakat,” kata pegawai KPK Zulfadhli saat ditemui di lokasi CFD.

Menurut Zul, acara bagi-bagi bunga sekaligus mendorong Presiden Joko Widodo agar tidak menyetujui revisi UU KPK usulan DPR. Dia menilai sejumlah poin perubahan UU KPK akan membuat KPK tak bertaji.

Pembagian bunga Aster, dia melanjutkan, sekaligus sebagai tanda duka. Pamflet bertuliskan ‘Tolong’ dan ‘Jokowi Setuju Revisi UU KPK=KPK Mati’ pun disebar.

Setelah bagi-bagi bunga di CFD, para pegawai tadi berjalan menuju kantor mereka, Gedung KPK di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Di sana, mereka akan menutup sebagian Gedung KPK dengan kain hitam sebagai simbol berkabung.

Berdasarkan kajian KPK dan sejumlah pegiat antikorupsi, ada 9 poin perubahan aturan dalam UU KPK yang akan melemahkan kinerja KPK, seperti perubahan status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN), pembentukan Dewan Pengawas KPK, dan penyadapan harus seizin Dewan Pengawas.

Aksi bertajuk ‘SERIBU BUNGA #SAVEKPK’ berlanjut dengan aksi long march dari depan Menara BCA ke Gedung Merah Putih KPK di Rasuna Said. Long march dimulai pada pukul 08.00 WIB.

Kemudian peserta melakukan aksi simbolik dengan menutup gedung KPK dengan kain hitam sebagai bukti pelemahan pemberantasan korupsi dan kematian KPK. “Nanti secara simbolik jam 08.00 WIB Insya Allah kita akan bergerak ke gedung KPK dan disambut oleh pimpinan. Jadi kita akan memasang kain hitam di sana sekitar jam 09.00 WIB,” kata Heni.

Baca Juga:  Seribu Pegawai KPK Tandatangani Petisi Tolak Capim Bermasalah