Puisi-Puisi M Ivan Aulia Rokhman

101
Puisi
Ilustrasi (gentaandalas.com)

Drama Macet Panjang di Jalan Raya

Jalannya macet kepanjangan, inilah drama menyakitkan sekitar dekat dengan ibu kota
Sembarang mengambil jalan yang menuju jalan pergi maupun jalan pulang
Sambil lihat emosi pengendara tak sabar menemui tujuan
Dari pagi hingga sore hari penduduk kian pergi maupun pulang ke rumah

Sudah berkali-kali terjebak macet
karena menaiki kereta setiap jam
Sementara pengendara terjebak volume kendaraan terjebak macet
Sia-sia ibu kota seperti ini luluh lantah menelan waktu produktif
Lalu kereta merampung penumpang penuh
Berlari mengejar menit-menit terakhir
Menjelang tenggelamnya senja

Klakson berbunyi terus-menerus
Meminta untuk dipercepat jalannya
Siasati drama ibu kota akan gerah bila macet terus berdatangan
Apalagi masalah pembangunan infrastruktur jalan yang dapat mengatasi kemacetan di ibu kota
Suatu saat tak ada lagi menaiki kendaraan pribadi
Demi datang tepat waktu

Bekasi, 2019

Cicipi Malam di Gunungwuled

Pertama kali turun di Stasiun Purwokerto
Serasa jalan terasa beda lalu mengenal lebih jauh tentang kota kelahiran Jendral Sudirman
Sambil mengiringi lantunan lagu Di Tepinya Sungai Serayu beserta nada kentongan jawa
Melintasi jalan penuh kesepian lantaran malam menutupi beberapa toko

Sayangnya hujan menghampiri daerah
Serpihan malam di rumah lalu menikmati istirahat pada kasur empuk
Keesokan harinya menjelajahi Gunungwuled beserta medan jalan naik turun

Rasa takut dan grogi tetapi semangat membara
Sampai di Gunungwuled berjalan lancar walau tas kebasahan
Menepi dalam rumah warga sudah tidak ada jaringan sinyal
Keesokan harinya menginspirasi anak-anak
Menggores kebersamaan
Tidak hentinya menikmati samudra puncak gunung
Jalan kian sempit
Di pinggir sana menemui pandangan ke bawah
Sepulang menginspirasi akan kembali ke jalan masing-masing
Inilah petualangan dingin di Gunungwuled

Baca Juga:  Tiga Ibu: Ibu Indonesia, Ibu Pertiwi, Ibu Bumi. Apa yang Bisa Kita Pelajari Dari Mereka?

Purbalingga, 2019

Momentum yang Tertinggal

Momentum tertinggal ketika ditinggal kereta saat pagi bakda subuh
Perasaanku hambar setelah ditinggal kereta karena bangun kesiangan
Setelah tidak punya tempat tidur dekat stasiun menjelang keberangkatan pada esok hari
Walau lelah kepanjangan aku butuh tidur sayang belum bisa lepas berpikir tegang
Ini rasa pahit bila minggu penuh kelelahan
Yakini berangkat pagi terasa menaiki sendiri kemudian menemui kelompok kita
Sayang bila menikmati sesat di jalan ketika berangkat menugaskan jadi relawan
Momentum yang tertinggal adalah menghendaki kesesatan untung pulang dengan tepat waktu
Inilah momentum tertinggal mewarnai bahagia

Lumajang, 2019