Connect with us

Puisi

Puisi-Puisi Moehammad Abdoe

Published

on

Langit Jakarta (Ilustrasi: Galeri Buku Jakarta)

Hujan Pertemuan

Suatu ketika hujan menahanmu
di ujung bulu mata panas
kita berdua berteduh mendekap tubuh cuaca
saling menatap beku hulu kenangan
mengalir ke rimba hilir
dan betapa ingin segera kubasuh
garis tanganmu

Namun barangkali aku hanyalah angin bagimu
dari satu pohon ke lain daun
melompat dari satu mata ke lain hati
membagi kasih

Jakarta, 23 Oktober 2020

Ketika Awal Jumpa

Sebermula hanyalah cahaya
sebagaimana ketika lembayung fajar menempel pada ruas daun
embun cintaku kemudian semakin berkilau serupa emas
meliputi batas sukma yang terbit menebarkan duri mawar

Merengkuh setiap jarak pandang
selayang harum tubuhmu menorehkan banyak luka
upaya merayu malam
dari kebisuan mantra seorang pertapa

Yang terbenam di kedalaman jiwa
ceruk dada yang bersolek di tepian mata
menyeka jejak noda kembaraku
isyarat terkubur seribu

Jakarta, 30 September 2020

Wanita Jalang

Di bawah terik siang bulu
picing matamu bibir bunga
teduh payung sungai daki
berlinanglah cuaca terbuka

Mengalir menyusuri ruang
akar beringin rindang waktu
dan bangku taman kosong
labalaba merajut jaring

Bila esok kaujelang wajah baru
mentari di balik rerimbun
kenanglah diriku sampai jauh
bertepi di pelabuhan bunga

Jakarta, 13 November 2020

Langit Jakarta

Di lepas desamu
rasi waluku yang ceria
kautahu ke mana angin
dan burung melaju
bertawaf mengelilingi gedung
sepanjang malam
bersunyi di balik cahaya
kemilau kota

Jakarta, 28 Oktober 2020

Musafir

Dalam sebuah cermin buram kamar tua
sepotong replika wajah seorang pengembara dari negeri asing:
“kau terduduk serupa patung denganku”
sementara poros telaga bening matamu
terkatup dinding teratai.

Barangkali sejenak dapat kuselami di balik wujud siapa dirimu sebenarnya
yang menempuh jalan suluk menuju altar
pengabdian diri dalam rimba
sedang kemilau rona swastamita acapkali menempelkan cumbu rayunya pada kaca.

Baca Juga:  Puisi-puisi Zainur Rahman

Serupa tempias hujan pelabuhan angin di balik kaca jendela
itu wajahmu semakin tampak menua
mengerut daun telinga sore hari dalam zikir masa berkunjung
larut serta melipat laju bayangmu kian memanjang.

Jakarta, 19 Oktober 2020

Terang

Sepenggal purnama dari teluk malam
telah kauserap derai biji langit sampai ke dasar hatimu
dalam seribu wajah rahasia daun kering berguguran
jauh kelana hulu sungai jenuh

Namun hendaklah segera kaujemur tabah
cahaya lekas menyambut

Jakarta, 8 November 2020

Advertisement
Advertisement

Terkini

News40 menit ago

Moeldoko Lantik DPP HKTI 2020-2025, Tegaskan 4 Hal Peran HKTI

SERIKATNEWS.COM – Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jenderal (Purn) Dr Moeldoko melantik kepengurusan Dewan...

Hukum2 jam ago

Setelah Menjalani Pemeriksaan, Ambroncius Nababan Ditahan

SERIKATNEWS.COM – Ambroncius Nababan resmi ditahan setelah dilakukan pemerikasaan di Bareskrim Polri. Penahanan tersebut atas dugaan ujaran rasisme atau SARA...

Hukum22 jam ago

Penyidik Bareskrim Polri Menjemput Ambroncius Nababan Terkait Tindakan Rasial

SERIKATNEWS.COM – Ditetapkan menjadi tersangka atas tindakan rasial kepada Natalius Pigai, Ketua Umum Relawan Pro Jokowi-Amin (Projamin) Ambroncius Nababan dijemput...

Lifestyle1 hari ago

Fakta Unik 4 Pemeran Utama Drama Korea “True Beauty”

SERIKATNEWS.COM – Saat ini Korea Selatan sedang mencuri perhatian publik dengan adanya series televisi “True Beauty” yang dibintangi oleh Moon...

Lifestyle2 hari ago

Empat Drama yang Pernah Dibintangi Song Yoo Jung

SERIKATNEWS.COM – Aktris Song Yoo Jung meninggal dunia, Senin (25/1/2021). Dia dikabarkan meninggal karena bunuh diri. Song Yoo Jung di...

Ekonomi2 hari ago

Brand Ekonomi Syariah, Upaya Peningkatan Literasi Ekonomi Syariah bagi Masyarakat

SERIKATNEWS.COM- Potensi pengembangan ekonomi syariah di Indonesia sangatlah besar. Masih banyak ruang di sektor tersebut yang dapat terus dioptimalkan. Namun,...

News2 hari ago

Luhut Binsar Panjaitan Terpilih Sebagai PB PASI periode 2021-2025

SERIKATNEWS.COM – Sempat menggantikan Edhy Prabowo sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, kini Luhut Binsar Pandjaitan terpilih sebagai ketua Pengurus Besar...

Populer

%d blogger menyukai ini: