Over Kapasitas Lapas Harus Diperhatikan Pemerintah
Penulis: Serikat News
Rabu, 10 Mei 2017 - 22:10 WIB
Ilustrasi : pixabay.com
JAKARTA, Serikatnews.com – Masalah di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) yang paling besar yakni over kapasitas di rumah tahanan (Rutan). Pemerintah perlu serius menyelesaikan masalah tersebut.Kasubag Humas Direktorat Jenderal Lembaga Pemasyarakatan (Ditjen Lapas) Kementerian Hukum, dan HAM, Akbar Hadi Prabowo mengatakan, selama ini Kemenkumham, Ditjen Pemasyarakatan senantiasa disibukan menyelesaikan persoalan-persoalan yang bersifat Fenomenal seperti masalah pelarian, kerusuhan, pungli, peredaran narkoba, dan perlakuan diskriminasi. “Sehingga penyelesaiannya hanya bersifat sementara yang sewaktu dapat terulang kembali,” katanya kepada Serikatnews.com pada Rabu (10/5).
Akbar melanjutkan, ada juga persoalan struktural seperti tidak berimbangnya jumlah petugas dengan penghuni, petugas yg belum terlatih, terbatasnya sarana prasarana, dan minimnya anggaran. Sebenarnya, tegas dia, pemerintah perlu lebih serius menyelesaikan persoalan yang bersifat fundamental yaitu adanya regulasi atau peraturan yang berdampak terjadinya Over Crowded di Lapas dan Rutan.
“Bayangkan saja update status di media sosial saja ancamannya pidana penjara. Over crowded inilah yang sebenarnya menjadi akar dari semua persoalan di Lapas dan Rutan kita,” ujar Akbar. (Arif K Fadholy)
SUMENEP – Polemik pembangunan lapak berbahan galvalum di kawasan Pasar Ganding, Kabupaten Sumenep, kembali menjadi sorotan. Praktisi hukum Sulaisi Abdurrazaq
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai 12.000 dolar Singapura dari Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Juprizal.
JAKARTA – Tim gabungan dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Polda Metro Jaya bergerak serentak melakukan penggeledahan
SLEMAN – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Yogyakarta terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mendukung implementasi pidana kerja sosial