OKU TIMUR – Perkara dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang menimpa anak di bawah umur di Desa Pujorahayu, Kecamatan Belitang, Kabupaten OKU Timur, akhirnya menemukan titik terang. Kasus yang sempat bergulir di Kepolisian Resor (Polres) OKU Timur tersebut resmi diselesaikan secara damai melalui pendekatan keadilan restoratif (restorative justice).
Kesepakatan damai ditempuh setelah kedua belah pihak, baik keluarga korban maupun pihak pelaku, sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan dan menghentikan seluruh proses hukum yang berjalan.
“Yang sudah-sudah, kami sudah sepakat untuk berdamai dan kekeluargaan,” ungkap keluarga korban saat dikonfirmasi, Rabu (22/7/2026).
Sebagai tindak lanjut dari kesepakatan damai tersebut, korban bersama orang tuanya telah melayangkan surat permohonan resmi kepada Kapolres OKU Timur guna mencabut laporan polisi yang sebelumnya ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres OKU Timur.
Pihak keluarga menegaskan agar seluruh lapisan masyarakat tidak lagi membesar-besarkan insiden ini, mengingat permasalahan telah dianggap tuntas tanpa menyisakan dendam.
“Kami sudah sepakat dan kami sudah mendapat pelajaran dari kejadian ini dan mendapat keluarga baru,” tambah pihak korban.
Kronologi Singkat
Peristiwa perselisihan tersebut terjadi pada Jumat malam (13/3/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Kejadian bermula dari ketidaksengajaan rekan korban yang melemparkan buah jeruk busuk dan mengenai sebuah mobil yang melintas di kawasan Desa Pujorahayu.
Insiden sepele itu memicu emosi tiga orang penumpang mobil. Korban berinisial Dino, yang kala itu masih berstatus pelajar SMP, menjadi korban tindakan kasar saat berupaya menolong temannya.
Pihak keluarga korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Belitang I sebelum akhirnya dilimpahkan ke Unit PPA Polres OKU Timur.
Melalui penanganan yang bijak serta mediasi kedua belah pihak, perkara ini kini berakhir damai. Tercapainya keadilan restoratif ini diharapkan menjadi pembelajaran berharga bagi masyarakat luas agar selalu mengedepankan musyawarah, menolak segala bentuk kekerasan, serta menjunjung tinggi nilai persaudaraan. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...